Kamis, 05 Juni 2008

Rp7,6 M Benahi Jalan

** Selokan Mampet dan
Air Menggenang, Penyebab
Jalan Kota Rusak

KESAMBI-Sejumlah ruas jalan di Kota Cirebon siap diperbaiki. Hal tersebut diutarakan Kepala Bagian Bina Marga Kota Cirebon, Ir H Dien Hendra Yasa MM, kemarin (5/6).
"Saat ini kami sedang melakukan lelang proyek dan akan diputuskan 13 Juni, biasanya seminggu setelah penandatanganan kontrak pembangunan fisik segera dilaksanakan," kata Dien.
Dia menambahkan, hampir seluruh ruas jalan di Kota Cirebon akan diperbaiki dan telah dianggarkan dari APBD sejumlah Rp7,6 miliar. Untuk Jl Ciremai Raya sepanjang 1,2 km dengan lebar jalan 9 meter telah dianggarkan Rp1,3 miliar, sementara untuk ruas Jalan Penggung Raya yang memiliki panjang 1,2 km lebar jalan 7 meter dianggarkan Rp1,2 miliar.
Ruas jalan lain yang sudah diagendakan untuk dilakukan perbaikan dan perawatan adalah Jl Elang Raya dengan panjang 600 meter dianggarkan Rp280 juta dan untuk ruas jalan lainnya seperti Jl Rajawali, Jl Jagasatru, Jl Sunyaragi, Jl Pekiringan, Jl Perjuangan, Jl Pasuketan, Jl Kutaragara, dan Jl Sukalila Utara.
Menurut data Dinas Kimpraswil akhir tahun 2007, Kota Cirebon memiliki panjang jalan 142.308 km, 119.855 km dalam kondisi baik, sementara 15.876 dalam kondisi sedang, 3.987 km dalam kondisi rusak ringan dan 259 km dalan kondisi rusak berat.
Namun, Dien juga mengakui bahwa kondisi jalan di Kota Cirebon mengalami penurunan kualitas. "Data tersebut diambil akhir tahun 2007, tapi sampai bulan ini saja hujan masih turun dan sedikit banyak memberi pengaruh pada kondisi jalan, terutama yang selokannya mampet, sehingga air menggenang ke jalan. Selain itu truk yang melebihi tonase juga memperparah kondisi jalan. Jadi tidak menutup kemungkin jumlah jalan bertambah rusak," kata Dien.
Masih menurut Dien, perbaikan yang akan kami lakukan semuanya dengan konstruksi hotmik atau overlay. Diharapkan dengan perngaspalan hotmik kondisi jalan bisa tahan lama. Dien juga menjelaskan, khusus untuk Jl Ciptomangunkusumo akan dilakukan penggeseran median jalan dan penutupan jembatan yang berada tepat di samping SMAN 2 Cirebon.
Menurutnya, jembatan yang berada di samping SMAN 2 Cirebon dan median yang berada dekat lampu merah perempatan Gunungsari tidak sesuai dengan lebar jalan. "Untuk jembatan akan dilakukan penutupan, sementara median jalan yang berada sebelum lampu merah Gunungsari akan digeser beberapa meter ke sebelah kiri agar lebar ruas jalan bertambah," pungkasnya. (yud)

Tidak ada komentar: